Posted by Zetapedia on Friday, 6 March 2015
Simak Contoh Puisi Kontemporer -.Hal
ini menyatakan. Karya sastra kontemporer terbagi menjadi tiga jenis yakni contoh puisi
mantra, puisi mbeling, dan puisi konkret. Contoh puisi kontemporer juga berkembang
dalam bentuk contoh prosa, drama, dan puisi. Karya sastra kontemporer adalah
karya sastra yang inkonvesional atau menyimpang dari pola karya sastra pada
umummnya. Contoh puisi kontemporer berarti puisi yang di buat dan di terbitkan
pada awal tahun tujuh puluhan hingga sekarang. Bentuk atau contoh puisi
kontemporer menyimpang dari puisi-puisi pada umumnya dan tentu memahami
maknanya pun berbeda. Lihat contoh puisi kontemporer berikut ini.
GEDHOG
kedesih pada gerimis yang pelan
bulu-bulunya merapat. Di usuk tiang sebuah
rumah mungil yang ujung gentengnya
DIGUGURI KAMBOJA
Musim diam. Tumbuh dan
hewan-hewan mengkeret seperti kelinci
Berbiak dalam liang
Ada yang tersimpan ada yang di tunggu
Ada yang menyimpan dan membiarkan diam
Rumput tampak gerak. Anyep, udara jadi
Ngeliep. Patahan ranting terjatuh. Patahan
Waktu yang teerkubur; lengkap sebuah ruang
Tentang masa lalu yang bakal menjelma
ZIARAH
Kemudian akan mengepak kemana ketika rintik
Sempurna
Dan cuaca purnama dalam abjad-abjad
Yang bergegas?
Dalam kotak dalam rumah kayu, kedesih
Menerjemahkan kilawannya sendiri dalam tanda
Baca dalam pertanyaan-pertyanyaan
Untuk memahami mengenai puisi
kontemporer, sekarang perhatikan ciri-ciri yang di miliki puisi kontemporer
sebagai berikut :
- Tipogafi
puisi unik ;
- Penulisan
kata, baris, dan bait menyimpang dari penulisan puisi pada umumnya ;
- Terjadi
kemacetaan bunyi, bahkan hampir tidak dapat di baca karena kadang-kadang hanya berupa beberapa tanda baca yang di sejajarkan ;
- Menggunakan
idiom-idiom yang inkonvisional ;
- Memerhatikan
kemerduan bunyi ;
- Banyak
pengulangan kata, frasa, atau kelompok kata ;
- Kadang-kadang
mencampuradukan kata atau kalimat Bahasa Indonesia dengan kata atau kalimat
bahasa asing atau bahasa daerah ;
Puis kontemporer
terbagi atas tiga jenis yakni :
*Puisi mantera
Puisi yang menggunakan bentuk mantera.
*Puisi mbling
Puisi yang bersipat kelakar, berarti keritik sosial,
dan ejekan terhadap sikap penyair yang serius dalam menghadapi puisi.
*Puisi konkret
Pada kutipan diatas terdapat dua
kata bahasa jawa ANYEP dan NGELIEP yang berarti rasa dingin dan merasuk ke
dalam. Puis diatas merupakan puisi kontemporer karena telah memiliki ciri-ciri
diatas.
Contoh puisi diatas telah saya
jelaskan sedemikian rupa baik contoh puisinya mau pun ciri-cirinya. Semoga bermanfaat
buat teman-teman yang telah membacanya. Lebih dan kurangnya saya mohon maaf.