Posted by Zetapedia on Thursday, 5 March 2015
CERPEN SEDIH-Sebagian
orang hanya melihat, tanpa membaca terlebih dahulu. Padahal dalam contoh
cerpen cinta dan sedih yang kali ini saya bahas berjudul : Perawan di
garis depan. Banyak sekali makna yang terkandung yang bisa kamu
pelajari.
Sebelumnya anda pahami dulu apa itu sinopsis cerpen? Yang belum tau tolong di simak
ya sinopsis cerpen. Untuk itu, kamu perlu memahami dahulu cerpen
tersebut. Cerpen adalah cerita pendek yang bersumber dari pengalaman
hidup seseorang dengan lingkungan sekitarnya. Sedangkan sinopsis ialah
ringkasan cerita dari cerita asalnya. Untuk lebih jelasnya, bacalah
kutipan cerpen dan sinopsisnya agar anda lebih memahaminya seperti contoh cerpen di bawah ini.
PERAWAN DI GARIS DEPAN
Ketika
aku ikut dengan salah satu laskar ke salah satu sektor front bekasi, aku
bertemu dengan seorang yang perlu ku catat karena keistimewaannya ketika
kami datang ke link ke-2, hari sudah malam. Setelah makan di dapur
umum. Pasukan kami terpaksa di bagi-bagi tidurnya untuk malam itu. Aku
dengan beberapa kawan ke bagian sebuah rumah tempat anak- anak BPRI yang
baru di oplos sedang tinggal dalam waktu istirahatnya. Kami terus
mencari di mana tempat anak-anak yang belum kami kenal itu. Perkenalan
sangat gampang di front. Orang berkenalan sangat mudahnya dengan orang
bertengkar di garis belakang.
Anak anak belum datang semua untuk
tidur. Satu-satu mereka kembali untuk membaringkan dirinya pada
tikar-tikar koyak di lantai. Aku sedang mendengarkan situasi front itu
dari anak BPRI yang berbaring di samping ku. Ketika itu perhatian ku
tertarik pada satu orang prajurit yang baru masuk. Sosok tubuhnya tidak
begitu terang dalam cahaya lampu minyak yang kecil dan oleng oleh angin.
Namun, pandangan tertarik padanya ketika ia masuk. Ia memakai rijbroek
dan kaplaars jepang dan sebuah jasa peta. Seperti lain-lainnya, ia tidak
membawa bedil karena tentunya dioper kawan-kawan yang bertugas di lini
pertama. Rambut panjang seperti yang lain-lain tetapi tidak berkumis dan
berjengot. Raut mukanya halus, naluri ku membisikkan sesuatu yang
samar-samar.
‘’ Dia perempuan?’’ bisik kawan-kawan di samping seolah-olah membaca pikiran ku.
‘’Perempuan?’’keheranan tak ku sembunyikan.
‘’Aku kenal dia karena sekampung dengan dia di sela’’
‘’Gimana ceritanya?’’
‘’Dia
mengungsi dari surabaya. Ayah dan saudaranya yang sulung waktu
pasukan-pasukan kita terdesak mundur. Ayahnya di kota, kakaknya di gunung
sari. Tinggal ibunya yang sangat lemah dan adiknya laki-laki yang waktu
itu berumur 16 tahun. Hidup mereka yang melarat tambah sengsara ketika
adiknya itu berangkat juga ke front mengantikkan ayahnya dan kakaknya.
Saudara bisa bayangkan betapa sengsara nya kedua perempuan itu.badan yang
mengurus nasib keluarga pejuang tidak ada yang resmi. Untuk yang ada
mengurus para pengungsi. Tapi itu pun hanya sekadar pembantu. Tidak bisa
menganggu seluruhnya. Anak itu bekerja kepada penjahit, dasar pelajar
SKP jadi bisa juga. Tapi rupa-rupanya penghasilan juga tidak cukup.
Rukun kampung juga ikut membantu mereka keluarga pun kadang –kadang
mengongkok mereka berupa rempah-rempah dapur dan lain-lain. Kopi, teh,
garam, sabun, dan sebagainya. Sebagian besar karena aku dapat dari
pembagian pasukan.
Kalau siang dapat saudara lihat dia manis
juga, memang banyak pemuda yang mau. Aku sendiri berhasrat, tapi dia
rupa-rupanya tak mau memikirkan ke arah itu lanjut, karena pejuang masih
meminta tenaga dan pikiran kita sepuh-penuhnya. Bukan?’’
Itulah sedikit kurang lebihnya saya berbagi ilmu tentang cerpen maupun sinopsis ya yang bisa di ambil manfaatnya dari seorang gadis pejuang demi mempertahankan hidupnya semoga dari pembaca ini dapat memahami apa yang saya sampaikan di atas. kurang lebihnya artikel ini anda bisa berkomentar di bawah postingan saya. Tanks